Jumaat, 24 Disember 2010

*hanyut


Harus bagaimana lagi ,
Dan terus begini  ,
Dengarkan aku  ,
Lihat ke mataku  ,
Cukup sudah kau menghukum  ,
Salahku tetap salahku  ,
Benarkan ku berbicara  ,
Agar bisa pulih semua  ,
Namun harus sampai bila  ,
Kau kan diam seribu bahasa .

Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu  ,
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu  ,
Bagaimana ku nanti  ,
Bila tiada mengganti  ,
Yang ku ada hanya kamu saja .


Saat mata terpejam  ,
Hanya kau ku terbayang  ,
Menghapus semua segala rasa di jiwaku  ,
Saat mata terbuka  ,
Kamulah yang pertama  ,
Tak mampu aku  ,
Bayangkan  ,
Hidup tanpa dirimu  .


Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu  ,
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu  ,
Bagaimana ku nanti  ,
Bila tiada mengganti  ,
Yang ku ada hanya kamu saja .



Aku memang bersalah  ,
Selalu saja mengabaikan mu  ,
Dan tapi dah ku sedari  ,
Segala perit kau lalui  ,
Ku terlupa kau terluka  ,
Dan memang selalu  ,
Aku bersalah .


Selalu saja mengabaikan mu  ,
Meninggalkan mu  ,
Dan tetapi itulah aku sedari  ,
Segala perit yang kau lalui  ,
Kerna diriku yang terus hanyut  ,
Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu  ,
Bagaimana ku nanti  ,
Bila tiada mengganti  ,
Yang ku ada hanya kamu saja .


Bagaimana ku nanti  ,
Bila kau tak di sisi  ,
Yang ku ada hanya kamu saja .


p:/s  i be loyal just for you :(

Tiada ulasan:

Catat Ulasan